Bukan Kaisar, Justru Ayam Suci yang Jadi Pengambil Keputusan Penting di Masa Romawi Kuno

Default

Kamu pasti mengenal sosok-sosok kaisar yang berkuasa selama masa Romawi Kuno. Julius Caesar, Brutus, sampai Augustus Caesar memiliki kisahnya masing-masing dalam membuat Romawi Kuno jadi salah satu peradaban terbesar sepanjang sejarah.

Namun nyatanya, bukan mereka yang jadi pengambil keputusan penting yang banyak membentuk Romawi kala itu. Lantas, siapa? Mereka adalah ayam-ayam suci.

Yap, kamu nggak salah baca. Orang Romawi yang beradab itu menggunakan ayam, hewan yang biasa kita konsumsi sehari-hari, sebagai pembuat keputusan penting. Mulai dari peperangan hingga pembuatan kebijakan negara.

Memang sih, ayam-ayam tersebut bukanlah ayam biasa. Melainkan ayam yang khusus dipelihara oleh pullarius, para pendeta yang khusus bertugas memelihara ayam suci tersebut.

Nah, para pullarius ini nantinya akan menggunakan ayam suci tersebut untuk membuat ramalan atau prediksi tentang apa yang harus dilakukan oleh kaisar terkait masalah tertentu. Aksi para ayam dianggap sebagai perwujudan keinginan para dewa. Aneh? Yap, Jaka juga rasa begitu.

Ritual ayam suci

Ramalan Ayam Suci Pullarius
Sumber foto: History Collection

Ayam suci tersebut juga bukan ayam kampung sembarang di jalanan kota Roma. Tapi khusus diambil dari Pulau Negreponte, yang kini dikenal sebagai Euboea tak jauh dari Athena.

Dilansir National Geographic, ayam-ayam suci tersebut bakal dimasukkan ke dalam kandang-kandang selama beberapa waktu yang sudah ditentukan sebelum sebuah keputusan harus diambil. Lantas, mereka akan dilepaskan dan diberikan sejumlah biji-bijian.

Jika mereka memakan biji-bijian tersebut, maka masalah yang dikonsultasikan orang Romawi lain dianggap oke atau akan menghasilkan hal yang baik jika dilakukan.

Namun jika mereka tidak memakan biji-bijian sama sekali, itu artinya para dewa Romawi kuno tidak merestui hal yang dikonsultasikan. Orang Romawi tidak disarankan melakukannya.

Ramalan di masa Romawi Kuno

Di masa kini, ramalan apalagi menggunakan "ayam suci" mungkin dianggap sangat aneh. Bahkan, orang yang melakukannya mungkin dianggap gila.

Tapi dulu, saat zaman Romawi Kuno, ramalan justru jadi cara utama penguasa mengambil keputusan penting. Tak cuma dengan ayam kuno, tapi dengan berbagai cara lain.

Ayam kuno yang dipelihara oleh pullarius merupakan salah satu bentuk augury, yakni cara orang Romawi Kuno menginterpretasikan keinginan dewa.

Ada banyak metode penafsiran dalam augury. Para pendeta yang melakukan augury, disebut augur, bisa mengamati dan menerjemahkan fenomena alam seperti hujan petir atau bahkan fenomena manusia seperti lagu-lagu yang dinyanyikan penonton dalam permainan.

Namun, ritual paling umum yang dilakukan para augur adalah para pendeta bakal menyembelih dan menerjemahkan isi perut hewan. Ramalan juga bisa diambil dari perilaku burung-burung.

Sosok di balik peperangan

Augury Romawi Kuno
Sumber foto: IST

Tapi, tak selamanya "pendapat" ayam suci benar-benar didengar oleh pullarius. Misalnya saat Perang Samnit Ketiga (298 - 290 SM) antara Romawi Kuno dan Samnit.

Kala itu, Lucius Papirius Cursor akan menyerang Aquilonia, tempat pasukan Samnit banyak berada. Sebelum pertempuran, Papirius sudah sangat menyemangati pasukannya yang haus darah.

Hingga malam sebelum pertempuran, ia memanggil sang pullarius untuk memeriksa ramalan kehendak para dewa.

Sang pullarius yang tak diketahui namanya itu lantas memberi biji-bijian untuk ayam suci. Namun ternyata, mereka tak menyentuh biji-bijian itu sedikit pun.

Seharusnya, itu jadi pertanda kalau perang tak boleh dilakukan. Bukannya mengatakan yang sejujurnya pada Papirius, tapi sang pullarius malah memilih berbohong dan mengatakan para ayam memakan biji-bijian dengan lahap.

Hal itu bukan tanpa alasan. Ia mempertimbangkan bahwa pasukan Romawi sudah sangat bersemangat untuk bertempur. Mereka haus darah.

Papirius pun memercayai hasil ramalan sang pullarius. Tapi ketika para Samnit mulai menyerang, Papirius mendengar ada pendapat berbeda tentang ramalan.

Beberapa pullarius lain tak yakin kalau ayam suci benar-benar makan biji-bijian tersebut. Sementara Papirius sudah sangat ingin maju ke garis depan.

Akhirnya, ia pun menyuruh sang pullarius yang malang untuk maju ke garis perang terdepan. Ternyata benar saja, salah satu lembing musuh langsung memukul dan menewaskan dirinya.

Papirius pun bersorak keras karena merasa murka dewa sudah terjadi. Ia pun meneruskan pertarungan, yang berhasil dimenangkan orang-orang Romawi walaupun tak benar-benar telak. Kemenangan yang dibantu oleh kavaleri sekutu Papirius itu tiba tepat pada waktunya.

Mungkin rasanya aneh ya, melihat peradaban Romawi Kuno yang begitu megah dan terpelajar bisa percaya sama ramalan ayam suci. Namun, di tengah masyarakat Romawi yang penuh dengan kekerasan, rasanya sah-sah saja mereka memilih suatu hal untuk dipercaya.

Mereka berusaha menerangkan berbagai kesialan dan tragedi yang terjadi dalam kehidupan manusia sebagai salah satu bentuk murka dewa. Rasanya hati pasti tenang, kalau ramalan dengan ayam suci berpihak pada keinginan kita. Betul, nggak?

Baca juga artikel seputar Hiburan, Viral, atau artikel menarik lainnya dari Syifa Nuri Khairunnisa.

BACA JUGA

Walaupun Sudah Haji dan Umrah ke Tanah Suci, 9 Artis Ini Masih Suka Umbar Aurat dan Pakai Baju Seksi!

Dikabarkan Meninggal Dunia, Pria Bogor Tiba-tiba Hidup Lagi Setelah Dimasukkan ke Peti Jenazah: Mati Suri?

Kisah Viral Abah Empit, Pensiunan PNS yang Taklukkan Mesin Permainan di Mall: Dapat Emas sampai Sepeda Listrik!

Gegara Lelucon Keperawanan! Potret Meyden, Gamer dan TikToker Cantik yang Tengah Berseteru dengan Deddy Corbuzier

Besar Tak Selamanya Enak, Jonah Falcon Pemilik Penis Terbesar di Dunia Ngaku Kesulitan ML!

9 Potret Al-Fatih Anak Kedua Daus Mini yang Tampan dan Menggemaskan, Netizen: Kayak Kakak-Adik!

ARTIKEL TERKAIT
Pusat Peradaban Kuno 2d2da
5 Peradaban Maju di Zaman Kuno yang Runtuhnya Misterius | Lenyap Begitu Saja?
Teknologi Masa Kini Yang Sudah Ada Sejak Jaman Kuno C3e47
5 Teknologi Masa Kini yang Sudah Ada Sejak Zaman Kuno | Nomor 4 Peninggalan Alien?
Peninggalan Romawi Kuno 037f9
Ada Selokan? 7 Penemuan Romawi Kuno Terpenting dalam Sejarah, Berguna Sampai Sekarang!
Aksara Sunda 31b18
Ahli Aksara Kuno Indonesia Ini Bisa Baca 30 Jenis Aksara Berusia 500 Tahun!
Artefak Kuno Di Dalam Aligator Cdaf6
Artefak Kuno Ditemukan dalam Perut Buaya, Diperkirakan Berusia 6.000 Tahun!
Pjimage 27 17b68
Ini Penyebab Patung Kuno Selalu Kehilangan Hidung, Memang Disengaja!
Tags Terkait: hebohfakta menarik
Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal